NADIKABAR.COM — Senin sampai Jumat sibuk bekerja dan nyaris tidak sempat berolahraga, tetapi begitu akhir pekan tiba langsung berlari 10 kilometer (10K). Kebiasaan ini mungkin terasa produktif, padahal lonjakan beban latihan bisa membuat tubuh membutuhkan pemulihan lebih lama.

Lantas, bagaimana mengetahui apakah olahraga yang dilakukan sudah sesuai kemampuan tubuh atau justru terlalu berat? Samsung menawarkan fitur Daily Cardio Load di Galaxy Watch Series, termasuk Galaxy Watch Ultra2, untuk membantu pengguna memantau beban latihan dan mengatur pemulihan.

Daily Cardio Load merupakan fitur Samsung Health yang menganalisis beban latihan berdasarkan detak jantung. Pengguna dapat melihat pencapaian target harian, membandingkan intensitas olahraga dengan aktivitas sebelumnya, serta memperoleh informasi untuk mempertimbangkan kebutuhan pemulihan.

Berbeda dari penghitung langkah atau kalori, Daily Cardio Load membantu pengguna memahami seberapa berat aktivitas fisik yang dilakukan berdasarkan respons detak jantung.

Fitur ini menyajikan dua informasi utama, yakni Today's Progress dan Training Balance.

Today's Progress menunjukkan pencapaian beban kardio harian dibandingkan target yang dipilih pengguna. Sementara Training Balance membandingkan beban latihan saat ini dengan pola aktivitas tujuh hari sebelumnya.

Misalnya, seseorang yang jarang berolahraga sepanjang minggu kemudian berlari 10K pada Minggu pagi. Daily Cardio Load dapat memperlihatkan lonjakan beban latihan dibandingkan kebiasaan sebelumnya sehingga pengguna memiliki referensi untuk mengatur aktivitas berikutnya.

Samsung menyediakan empat pilihan target Daily Cardio Load yang dapat disesuaikan dengan tujuan kebugaran pengguna.

Persentase tersebut merupakan parameter batas target dalam fitur, bukan anjuran untuk meningkatkan detak jantung sebesar persentase tertentu.