Perubahan jadwal tidur akibat social jetlag bisa membuat waktu tidur menjadi tidak teratur. Kesulitan tidur di malam hari mengakibatkan seseorang lebih sulit untuk bangun sesuai jadwal. Kondisi ini bisa menyebabkan sulit tidur dan membuat mengantuk di siang hari.
The Guardian juga menjelaskan bahwa pola tidur yang tidak teratur juga dikaitkan dengan performa akademik yang lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa menjaga waktu tidur tetap konsisten sama pentingnya dengan memenuhi durasi tidur yang cukup.
Kurangnya tidur juga bisa membuat suasana hati lebih mudah berubah. Seseorang bisa lebih mudah marah atau merasa tertekan. Gangguan tidur yang berlangsung lama bahkan bisa menyebabkan depresi.