Sementara itu, akumulasi pendapatan premi asuransi komersial hingga Agustus 2026 mencapai Rp 255,40 triliun atau tumbuh 2,66% secara tahunan. Premi asuransi jiwa tercatat sebesar Rp 125,75 triliun atau tumbuh 7,01%.

Sebaliknya, premi asuransi umum dan reasuransi mengalami kontraksi 2,35% menjadi Rp 99,61 triliun. Dari sisi permodalan, risk based capital (RBC) industri asuransi jiwa tercatat sebesar 471,57% dan RBC industri asuransi umum dan reasuransi berada di level 331,52%, masih berada di atas ambang batas minimum sebesar 120%.

Total aset asuransi nonkomersial yang terdiri dari BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta program asuransi ASN, TNI dan Polri tercatat Rp 218,37 triliun. Nilainya turun 1,85% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.