"Generative AI memang akan terus membantu bisnis meningkatkan produktivitas, namun potensinya jauh lebih besar dari itu. Large language model berpotensi memperluas jangkauan AI dari ruang siber ke dunia fisik, dan ketika physical AI menjadi semakin penting, setiap perangkat AI fisik akan membutuhkan daya komputasi yang signifikan untuk menjalankannya," kata Said.
ASUS ExpertBook Ultra, Bukti Nyata Strategi AI Lokal ASUS
Prinsip itulah yang kini mengerucut pada produk nyata di tangan pengguna, dan ASUS ExpertBook Ultra menjadi contoh paling konkret dari filosofi tersebut. Laptop ini tidak sekadar membawa label AI sebagai nilai jual tambahan, melainkan benar benar dirancang sebagai heavy client yang mampu menjalankan generative AI secara lokal lewat fitur Zenni Claw.
"Dengan kemampuan generative AI secara lokal, ASUS ExpertBook Ultra tak harus selalu bergantung pada koneksi cloud yang stabil. Bagi profesional yang mengolah data sensitif, kemampuan ini berarti proses AI bisa berjalan lebih cepat sekaligus menjaga privasi data tetap berada di perangkat pengguna. Tidak ada dokumen atau data penting Perusahaan yang perlu diunggah ke layanan apapun untuk diolah," tutur Said.
Said menambahkan, dengan kombinasi performa komputasi lokal yang kuat dan integrasi Zenni Claw yang menghadirkan kemudahan setup dibanding Open Claw, skill siap pakai, serta implementasi yang cerdas antara lokal dan cloud, ASUS ExpertBook Ultra membuktikan bahwa strategi besar ASUS soal AI bukan sekadar wacana di level korporat.
Strategi itu benar benar diterjemahkan menjadi pengalaman nyata di perangkat yang digunakan profesional setiap hari, menegaskan bahwa di era sekarang, AI memang bukan lagi fitur, melainkan inti dari seluruh roda bisnis perusahaan. Hubungi tim ASUS Indonesia untuk mendapatkan info lebih lanjut terkait generative AI lokal dan perangkat yang mendukungnya di sini.