Permindo meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan tidak hanya memantau harga ayam di pasar. Pengawasan dinilai perlu dilakukan dari hulu hingga hilir. Rantai yang perlu ditelusuri meliputi peternak, pengepul atau trader, rumah potong hewan unggas (RPHU), distributor, pedagang hingga konsumen.
Selain itu, peternak meminta agar pemerintah mencatat harga beli, biaya yang dikeluarkan, harga jual dan margin pada setiap mata rantai. Jika ditemukan biaya distribusi yang tinggi, pemerintah dapat mengevaluasinya. Begitu juga jika rantai distribusi terlalu panjang atau ditemukan margin yang tidak wajar.
"Jangan langsung menekan harga di kandang hanya karena harga di pasar tinggi," ucapnya.
Pihaknya juga mendorong pemerintah menelusuri dugaan praktik perdagangan yang tidak sehat berdasarkan data. Penelusuran tersebut dinilai perlu mencakup seluruh rantai industri, mulai dari jagung sebagai bahan baku pakan, pabrik pakan, DOC, peternak, ayam hidup, RPHU, distributor hingga pasar.