Ia bereksperimen dengan produk baru dan menemukan bahwa adaptor wadah minuman mobil universal yang muat berbagai jenis botol mendapat banyak perhatian di medsos dan terjual dengan untung lebih tinggi dibanding hiasan sepatu. Kesuksesan CruiseCup melampaui Solefully begitu cepat, hingga Satterlee menutup bisnis pertamanya Juni 2025.
Sementara beberapa teman sekelas Satterlee masa SMA menjalani tahun kedua kuliah, Satterlee fokus pada CruiseCup. Ia mengoperasikan 160 mesin cetak untuk memproduksi produknya di New York dan memasok model berbahan stainless steel dari pabrik China yang ia temukan melalui internet.
Ia berencana terus menumbuhkan bisnisnya serta memperbanyak varian produk wadah minuman. Ia ingin merekrut tim pemasaran yang lebih besar guna menembus pasar agar CruiseCup bisa masuk toko ritel.
"Setiap bangun tidur, saya selalu bersemangat bekerja. Bahkan saya tidak benar-benar menganggap ini pekerjaan. Saya mencintai apa yang saya lakukan, saya suka menciptakan sesuatu, dan hal itu membuatnya sama sekali tidak terasa seperti beban kerja. Semuanya menyenangkan," katanya, dikutip NadiKabar dari CNBC.