NADIKABAR.COM — PT Bank DBS Indonesia membantah kabar yang menyebut perusahaan berpotensi bergabung dengan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA.

Isu tersebut ramai diperbincangkan di pasar setelah saham BCA dikabarkan mengalami kenaikan tajam tetapi hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai aksi korporasi tersebut.

Head of Group Marketing and Communications Bank DBS Indonesia Mona Monika menegaskan kabar itu tidak benar.

"Isu tersebut tidak benar adanya," kata Mona dalam keterangannya, Kamis (29/10).

Sebelumnya, rumor mengenai kemungkinan penggabungan DBS Indonesia ke dalam BCA ramai diperbincangkan setelah diungkapkan pengamat pasar Ricky Ho melalui akun X miliknya.

Ricky menyebut transaksi tersebut berpotensi dilakukan melalui skema inbreng, yakni penyetoran modal dalam bentuk aset non-tunai.