"Nah, ternyata, pas di-sounding, Yuda juga kaget. 'Wah, ini Samsat nggak salah nih? Boro-boro saya punya mobil,' katanya gitu," ujar Idam, Senin (26/10).
Selain itu, kondisi rumah Yuda juga tidak mewah. Di rumah tersebut, ia tinggal bersama orang tua dan keluarganya.
"Mobil mau masuk gang saja susah, bisanya cuma satu mobil. Jalannya rusak, cuma konblok. Kan kalau mobil mewah begitu, nggak mungkin lah, masa mobil jalannya di konblok, nggak mungkin mau, lecet mobilnya," ucapnya.
Petugas Samsat Ciledug akhirnya memutuskan untuk memblokir data kendaraan McLaren tersebut. Kebijakan itu dilakukan agar data kendaraan tidak disalahgunakan. "Kita datangi untuk memastikan itu dan membantu Bang Yuda ini. Jangan sampai datanya ini apa namanya, dipakai orang lain. Kita blokir lah datanya," pungkas Idam.