"Tapi kita harapkan tentu dolar lebih stabil, sehingga industri lebih mudah untuk memproyeksikan proses produksinya," tutur Sarmuji.

Sebagai informasi, pada perdagangan hari Rabu (28/10), mata uang Paman Sam bergerak mendekati Rp 18.200 dan diperdagangkan di level Rp 18.173. Lalu hari ini dolar AS terpantau melemah namun masih berada di level Rp 18.137.