Fitch mengingatkan bahwa tindakan pemangkasan peringkat ke level 'D(idn)' secara menyeluruh berpotensi terjadi apabila PT Pos Indonesia menempuh prosedur pengajuan kepailitan (bankruptcy filing).

Meski demikian, lembaga ini tetap membuka ruang untuk meninjau kembali profil kredit dan peringkat perseroan apabila proses restrukturisasi utang tuntas dilaksanakan atau jika perusahaan berhasil merampungkan kewajiban gagal bayarnya.

Sebelumnya, BPI Danantara menerima laporan terkait indikasi berbagai penyimpangan dalam PT Pos Indonesia, termasuk dugaan rekayasa keuangan. Adapun saat ini laporan sedang ditindaklanjuti melalui mekanisme audit dan investigasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Managing Director Stakeholders Management & Communications Danantara Indonesia Rohan Hafas mengungkapkan temuan tersebut berdasarkan asesmen yang dilakukan Direktur Utama (Dirut) PT Pos Indonesia Daud Joseph yang telah menyerahkan surat pengunduran diri kepada Danantara pada Senin (29/6).

Selama kurang lebih tiga bulan terakhir, Danantara menugaskan Daud Joseph memimpin proses pembenahan PT Pos Indonesia melalui due diligence menyeluruh terhadap kondisi keuangan, operasional, tata kelola, dan organisasi perusahaan.

"Berdasarkan hasil asesmen tersebut, yang bersangkutan menyampaikan bahwa PT Pos Indonesia memerlukan revamp yang menyeluruh dan fundamental," ujar Rohan dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7).

Dari proses due diligence dan evaluasi yang berjalan, mereka menemukan berbagai persoalan keuangan dan tata kelola yang telah terakumulasi selama bertahun-tahun.