Rohan mengatakan Daud Joseph menghadapi persoalan yang kompleks. Restrukturisasi perusahaan pun dirasa Daud membutuhkan keahlian yang lebih spesifik dalam kepemimpinannya.
"Menurut beliau, kompleksitas persoalan yang dihadapi serta agenda restrukturisasi ke depan membutuhkan expertise yang lebih spesifik untuk memimpin fase transformasi berikutnya," ujar Rohan.
Di sisi lain, PT Pos Indonesia sempat terkena isu terlambat membayar gaji karyawannya. Namun, pihaknya telah buka suara mengenai informasi beredar yang menyebutkan ada total 32 ribu karyawan dan pensiunan Perseroan terlambat menerima gaji.
Corporate Secretary PT Pos Indonesia Iwan Gunawan mengatakan informasi tersebut tidak benar.
"Informasi yang beredar tentang keterlambatan pembayaran gaji karyawan dan pensiunan tidak benar adanya," ujarnya kepada NadiKabar.com, Kamis (2/7).
Iwan mengatakan seluruh karyawan dan pensiunan tetap menerima gaji seperti biasa.
"1 Juli, seluruh karyawan dan pensiunan tetap menerima gaji sebagaimana biasanya," ujar Iwan.