"Kami memahami kekhawatiran yang ditimbulkan oleh kejadian ini dan dengan tulus meminta maaf kepada pelanggan yang terdampak. Melindungi data pelanggan merupakan tanggung jawab kami," ungkap Chief Executive Officer (CEO) FORE, Vico Lomar, dalem keterangan tertulisnya dikutip dari Keterbukaan Informasi, Kamis (29/10/2026).

Perusahaan menegaskan, aplikasi Fore tidak pernah meminta dan menyimpan informasi NIK dan foto KTP. Selain itu, FORE juga tidak pernah menyimpan informasi pembayaran, termasuk detail kartu kredit atau debit yang disimpan pada platform terpisah.

Manajemen juga menunjuk konsultan keamanan siber profesional untuk melakukan investigasi forensik terhadap aplikasi FORE, platform terkait, dan sistem teknologi informasi lainnya. FORE juga telah melaporkan kejadian ini kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan terus berkoordinasi dengan otoritas.