Menurut perusahaan, aplikasi Fore telah menerapkan autentikasi dua faktor (2FA) untuk proses masuk melalui perangkat baru.

Fore menyatakan belum menemukan indikasi penyalahgunaan informasi yang diakses hingga keterangan tersebut diterbitkan.

Meski demikian, pelanggan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap telepon, SMS, email, dan pesan WhatsApp yang mengatasnamakan perusahaan. Pelanggan juga diingatkan agar tidak memberikan PIN maupun kode OTP kepada siapa pun.

Vico mengatakan kini perusahaan berfokus mendukung pelanggan terdampak, menuntaskan investigasi, serta memperkuat sistem dan tata kelola keamanan berdasarkan hasil penelusuran.

Fore menyatakan akan menyampaikan perkembangan material setelah informasinya terverifikasi. Pelanggan yang membutuhkan informasi atau bantuan dapat menghubungi [email protected].