NADIKABAR.COM — Harga minyak mentah dunia turun ke US$103 per barel pada awal perdagangan Rabu (4/11).

Penurunan ini seiring kehati-hatian investor yang tengah menanti hasil pemilu sela (midterm elections) Amerika Serikat (AS) dan potensi dampaknya terhadap perundingan damai di Timur Tengah.

Berdasarkan laporan Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent turun 26 sen atau 0,25 persen menjadi US$103,34 per barel pada pukul 01.57 GMT atau 08.57 WIB. Sementara itu, minyak WTI AS turun 53 sen atau 0,55 persen menjadi US$95,56 per barel.

Saat ini, proses penghitungan suara pemilu sela AS masih berlangsung. Hasil pemilihan ini akan menjadi penentu apakah Partai Republik pimpinan Presiden Donald Trump akan tetap mempertahankan kendali atas Kongres di sisa masa jabatan keduanya.

Selain dinamika politik domestik AS, pasar minyak juga menyoroti setiap perkembangan dalam perundingan untuk mengakhiri perang AS-Israel dengan Iran.

Perhatian tersebut sejalan dengan langkah Qatar yang terus meningkatkan upaya mediasi demi mencegah eskalasi serangan pascapemilu sela AS.