Namun umumnya, pelamar kerja tidak diwajibkan untuk menjawab pertanyaan tersebut jika tidak berkenan melakukannya. Rudd mengatakan beberapa orang lebih suka memberikan ekspektasi gaji mereka atau menguraikan pemahaman mereka tentang kisaran gaji untuk peran tersebut.

Perusahaan perekrutan sering mengatakan, pelamar sebaiknya fokus pada keterampilan dan pengalaman, sehingga hal-hal tersebut digunakan sebagai ukuran besaran gaji yang seharusnya mereka terima, bukan riwayat gaji mereka.

Direktur Kampanye Konfederasi Perekrutan dan Ketenagakerjaan, Shazia Ejaz, mengatakan para pencari kerja harus mendekati pertanyaan tentang gaji dengan realisme tetapi juga kepercayaan diri.

"Para kandidat dapat fokus untuk menunjukkan nilai yang mereka berikan, manfaat yang paling penting bagi mereka, dan pergi ke wawancara dengan mengetahui gaji untuk peran tersebut. Para pencari kerja yang telah melakukan riset tentang gaji dan dapat menjelaskan kontribusi yang akan mereka berikan berada dalam posisi terkuat untuk mendapatkan paket gaji yang tepat," katanya.