Lebih lanjut, ia menilai sistem perpajakan yang kuat bergantung pada tiga hal, yakni kemampuan untuk memungut pendapatan, kemauan wajib pajak untuk patuh, dan kepercayaan publik kepada pemerintah. Namun, ketiganya harus berjalan beriringan.

"Ketika layanan perpajakan mudah diakses dan diandalkan, kepatuhan menjadi lebih mudah. Ketika aturan jelas, kepercayaan dapat tumbuh, dan ketika kepatuhan meningkat, pada akhirnya pemerintah lebih mampu membiayai infrastruktur layanan publik dan pembangunan," bebernya.