"Kita melihat memang industri roda empat sedikit lebih siap saat ini kalau secara general dengan industri roda dua. Karena industri roda dua saat ini kami bersama dengan asosiasi masih terus berdiskusi terkait kesiapan untuk mencapai TKDN 60% ini di tahun 2027," tandasnya.

Untuk itu, guna mengawal transisi energi dan pertumbuhan industri ini, Kemenperin masih membuka ruang koordinasi yang erat dengan berbagai pihak. Masukan konstruktif dari asosiasi maupun pelaku industri sangat diperlukan untuk terus menyempurnakan regulasi dan kebijakan ke depan, sehingga pertumbuhan industri ini dapat berjalan seiring dengan penguatan ketahanan energi nasional.

"Saat ini tentu kami masih memberikan kesempatan juga kepada asosiasi memberikan masukan kepada kami kira-kira komposisi TKDN ini saat ini dengan kondisi pasar yang seperti ini, kira-kira gimana? Apakah memang bisa dilakukan modifikasi lagi, atau ada hal-hal yang perlu ditambahkan," pungkasnya.