Bulan Literasi PBK 2026 yang berlangsung hingga 8 November 2026 mendatang, akan diisi dengan seminar daring dan luring, gelar wicara (talkshow), siniar (podcast), sosialisasi 'Trading Goes to Campus', dan informasi terkini PBK (market update). Rangkaian kegiatan selama Bulan Literasi PBK digelar di lima kota besar, yakni Jakarta, Semarang, Surabaya, Medan, dan Makassar.
Bulan Literasi PBK 2026 ditargetkan untuk menjangkau 1,5 juta peserta dari masyarakat umum, pelaku usaha, mahasiswa, serta pemangku kepentingan (stakeholder).
Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini mengapresiasi digelarnya Bulan Literasi PBK 2026. Menurutnya, peningkatan literasi masyarakat terhadap PBK merupakan hal penting di tengah era kemudahan transaksi digital.
"Kami berharap, Bulan Literasi PBK 2026 dapat menjadi sarana untuk memperluas pemahaman masyarakat, memperkuat tanggung jawab pelaku usaha, dan meningkatkan kualitas perlindungan nasabah," ujar Anggia.
Salah satu peserta Pembukaan Bulan Literasi PBK 2026 adalah mahasiswa Universitas Mercu Buana jurusan Akuntansi yaitu Kesya Rizki Az Zahra. Ia tertarik dengan gelaran Bulan Literasi PBK dan berharap wawasannya mengenai PBK bertambah setelah berpartisipasi.
"Harapannya, saya bisa mendapat wawasan yang lebih luas mengenai cara trader bekerja di era digital," ujar Kesya.
Direktur PT Sentra Arta Maxima Fridericus Wishnubroto turut hadir sebagai perwakilan pelaku usaha penyelenggara sistem perdagangan alternatif di dalam industri PBK. Ia menilai Bulan Literasi PBK 2026 bisa membuat PBK makin dikenal luas.
"Untuk memajukan PBK, bulan literasi ini menjadi sesuatu yang sangat penting. Melalui Bulan Literasi PBK 2026, kami harap PBK makin luas dikenal dan dipahami masyarakat," ujar Fridericus.