Namun hingga 25 Juli 2026, saldo tersebut belum dapat dicairkan. Zainal kemudian menghubungi layanan pelanggan pada 5 Agustus untuk meminta kejelasan. Seminggu kemudian atau 12 Agustus 2026, Zainal mengaku saldo sekitar Rp 566 juta tersebut berubah menjadi Rp 0.
"Tanggal 12 Agustus malah saldo saya yang sekitar Rp 566 juta tadi dinolkan, hilang diambil semua, sudah nggak ada sisa. Dari total Rp 566 juta itu langsung ke 0. Saya kan stres langsung ini gimana, kok? Saldo ditahan 3 bulan, setelah 3 bulan nggak ada kejelasan, tanggal 5 Agustus saya tanya kepada CS, tanggal 12 Agustus malah hilang," bebernya.
Zainal mengaku bingung dan tidak mengerti permasalahan yang membuat saldo usahanya ditahan hingga akhirnya hilang. Penjual asal Rembang, Jawa Tengah, itu diketahui berjualan ponsel di TikTok.
Sementara itu, Wakil Ketua BAM DPR RI Adian Napitupulu berencana memanggil TikTok terkait masalah tersebut. Namun apabila mekanisme pemanggilan tidak memungkinkan, Adian berencana mendatangi langsung kantor TikTok.
"Kalau bisa, kita panggil saja. Kalau tidak bisa, kita datang. Di mana sih tempatnya? (di Semanggi) Oh dekat, dekat banget. Kalau pulang kita lewat. Coba dibuat alternatif-alternatifnya," ujar Adian.