NADIKABAR.COM — negara dunia tengah bersiap siaga. Mereka meminta warganya untuk menyiapkan stok makanan untuk bertahan setidaknya selama 72 jam. Negara-negara Eropa mulai dari Prancis dan Belanda meminta warganya untuk menjaga stok pangan dan air selama 72 jam. Sementara itu Swedia, Norwegia, dan Jerman bahkan mendorong rakyatnya untuk menyiapkan hal serupa untuk tujuh hingga sepuluh hari.
Pemerintah Inggris, mengutip NadiKabar, meminta warganya untuk bersiap selama 1000 hari. Adapun yang perlu mereka siapkan adalah stok makanan kaleng hingga air minum kemasan. Perintah langsung dari Menteri Pertahanan Inggris, Wes Streeting, ini kemudian membuat warga setempat ramai-ramai langsung menyiapkan stok makanan kaleng hingga air minum kemasan.
Diketahui, imbauan ini berkaitan dengan tindakan preventif Inggris terhadap potensi perang. Streeting dalam The Independent dikutip NadiKabar pada Senin (2/11/2026) menyebut jika ada potensi pihak-pihak yang memusuhi Inggris mungkin akan siap melancarkan serangan pada tahun 2030.
"Keinginan pihak lawan untuk mencelakai kita bukanlah hal baru. Yang telah berubah adalah kapasitas mereka. Menjelang tahun 2030, kekuatan militer dan ekonomi perang mereka dapat menempatkan mereka dalam posisi untuk melakukan serangan," tulis Streeting.
Atmosfer kesiapsiagaan ini juga terjadi di kawasan Asia. Seperti Jerman dan Norwegia, Jepang juga sudah meminta warganya untuk bersiap menghadapi situasi krisis dengan menjaga stok makanan dan air bersih. Lalu bagaimana dengan Indonesia?
Di tengah kekhawatiran eskalasi perang Timur Tengah hingga perubahan cuaca ekstrem, Pemerintah menyebut stok pangan Indonesia saat ini melimpah. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman. Mengutip NadiKabar, Amran menyebut jika kemampuan memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri menjadi modal penting bagi Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian global.
"Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan, dan gangguan rantai pasok, kondisi pangan Indonesia relatif aman. Kita punya produksi dalam negeri, punya cadangan, dan terus memperkuat kemampuan memenuhi kebutuhan pangan sendiri. Ini yang harus kita jaga," ujar Amran dalam keterangan tertulis, Minggu (01/11/2026).
Lalu sejauh mana sebenarnya kekhawatiran global ini mempengaruhi perilaku masyarakat Indonesia? Sebagai penganut politik bebas-aktif, sejauh mana Indonesia lepas dari dampak langsung konflik internasional? Ikuti ulasannya dalam Kabar Sore bersama Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana.
Menuju Jawa Tengah, Kabar Sore akan mengulas lebih dalam tentang pencopotan Kapolres Sukoharjo oleh Kapolri. Mengutip NadiKabar, keputusan pencopotan tersebut tertuang dalam Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor: ST/2463/XI/KEP./2026 tertanggal Senin, 2 November 2026. Dalam telegram itu, AKBP Andhika Dharma Sena dimutasikan menjadi Perwira Menengah (Pamen) Stamaops Polri.Tindakan ini dilakukan menyusul adanya operasi penggeledahan Pondok Pesantren Pesantren Hamalatul Quran di Kabupaten Sukoharjo dan Karanganyar. Selain Kapolres Sukoharjo, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto juga mencopot Iptu Agung Sedewo selaku Kasat Reskrim Polres Sukoharjo hingga Ipda RAP selaku Kanit PPA-PPO.
Ada apa di balik penggeledahan yang mengakibatkan pencopotan sejumlah pejabat di Polres Sukoharjo tersebut? Bagaimana sikap Ponpes dan warga Sukoharjo terkait pencopotan ini? Simak ulasan Jurnalis NadiKabar selengkapnya.
Jelang petang nanti, Kabar Sore akan menghadirkan sosok di balik Animal Lawyer Indonesia. Organisasi yang sudah lama hadir di Indonesia ini menaruh perhatian khusus terhadap hak asasi hewan. Seperti diketahui, tindakan kekerasan terhadap hewan dilindungi masih banyak terjadi di Indonesia.
Kehadiran ALI menjadi salah satu warga untuk menjaga hewan dari berbagai tindakan kekerasan, penelantaran, hingga perdagangan ilegal. Sebesar apa kasus kekerasan terhadap hewan masih terjadi di Indonesia? Sejauh mana masyarakat Indonesia memiliki perhatian terhadap praktik ini? Simak diskusinya dalam Sunsetalk Kabar Sore!
Ikuti berita-berita terbaru dari NadiKabar dalam Kabar Sore. Kabar Sore nggak cuma hore-hore!