Sementara China telah menunjukkan keberhasilan pengembangan Special Economic Zones (SEZ), kawasan pengembangan ekonomi dan teknologi, serta Free Trade Zones melalui integrasi kebijakan investasi, pembangunan infrastruktur berskala besar, penyediaan ekosistem rantai pasok industri, dan koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
HKI mendorong Pemerintah melakukan sejumlah langkah strategis. Pertama, mempercepat proses evaluasi dan penetapan PSN serta KEK, baik untuk pengajuan baru maupun perluasan kawasan yang telah beroperasi, melalui mekanisme yang lebih sederhana, transparan, dan terukur.
Kedua, menerapkan mekanisme fast-track bagi proyek investasi strategis yang telah memiliki kesiapan lahan, infrastruktur, dokumen persyaratan, serta komitmen investasi yang jelas.
Ketiga, memperkuat koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah agar proses perizinan dapat berjalan secara terintegrasi, tanpa tumpang tindih kewenangan maupun ketidakpastian waktu penyelesaian.
Keempat, meningkatkan daya saing fasilitas fiskal dan nonfiskal, termasuk kepastian pemberian insentif investasi, kemudahan kepabeanan, ketersediaan energi dengan harga kompetitif, serta dukungan infrastruktur logistik dan konektivitas.
Kelima, memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan dan perluasan kawasan industri yang telah memiliki infrastruktur dan ekosistem industri yang siap, sehingga investasi baru dapat segera direalisasikan tanpa harus memulai seluruh proses pembangunan dari awal.