Selain itu, budidaya ikan tematik disiapkan di 40.000 titik untuk mendukung perekonomian masyarakat pesisir.
Kemudian penguatan ekonomi desa dilakukan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Sebanyak 10.070 koperasi telah resmi beroperasi, sementara jumlah koperasi yang telah terbangun mencapai lebih dari 28 ribu unit.
Pemerintah menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi 35 ribu hingga 40 ribu pada akhir tahun.
KDKMP disiapkan sebagai infrastruktur ekonomi desa yang dapat mendukung penyaluran produk bersubsidi dan program bantuan sosial. Keberadaan koperasi juga diarahkan untuk memperpendek rantai distribusi serta mendekatkan akses layanan ekonomi kepada masyarakat.
Zulhas mengatakan capaian selama dua tahun pemerintahan menjadi landasan untuk melanjutkan upaya memperkuat ketahanan pangan dan menghadapi gejolak global.
Menurut dia, keberhasilan kebijakan pangan tidak hanya diukur dari kemampuan memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga dari peningkatan kesejahteraan masyarakat yang bekerja di sektor tersebut.
"Kita ingin pangan Indonesia semakin berdaulat dan masyarakat yang bekerja di sektor pangan semakin sejahtera. Kerja keras ini harus terus dilanjutkan dengan kebijakan yang berpihak kepada petani, nelayan, dan masyarakat desa," kata Zulhas.
"Dengan kerja bersama, Insya Allah fondasi yang kita bangun hari ini akan membuat Indonesia lebih tangguh menghadapi perubahan dan gejolak pangan dunia," pungkasnya.