Sebagai contoh, performa gaming pada model Galaxy S22 disebut mendukung kapasitas memori 8GB hingga 12GB, ruang penyimpanan data 128GB hingga 512GB, kualitas grafis yang tajam, kemampuan konektivitas jaringan 5G, serta layar dengan refresh rate 120Hzz.

Meskipun spesifikasi tersebut tersedia, konsumen mendapati bahwa pengalaman bermain gim di perangkat mereka justru terhambat oleh layanan Game Optimizing Service (GOS) bawaan Samsung dan praktik pembatasan kinerja yang diterapkan.

Menurut FTC, Samsung telah memasang GOS secara bawaan pada perangkat-perangkat tersebut dan tidak mengizinkan pengguna untuk menghapusnya. GOS kemudian secara otomatis menerapkan pengaturan awal CPU dan GPU tertentu setiap kali gim tertentu dijalankan.

Sistem ini tidak menunggu prosesor mencapai ambang suhu tertentu untuk membatasi kinerja, berbeda dari praktik thermal throttling yang lebih umum digunakan untuk mengendalikan panas perangkat.

Menurut laporan BGR, throttling atau pembatasan kinerja merupakan praktik menurunkan kecepatan prosesor untuk mencegah perangkat mengalami panas berlebih (overheating).