Didik kemudian menghitung kontribusi pertumbuhan industri terhadap perekonomian. Dengan bobot sektor industri sekitar 19% terhadap PDB dan pertumbuhan hanya sekitar 4,5%, menurutnya kontribusi sektor tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi hanya sekitar 0,86%.

"Di masa lalu tingkat pertumbuhan ekonomi 7% memang didukung oleh tingkat pertumbuhan sektor industri sampai dua digit. Ini merupakan pekerjaan rumah dari penyegaran kabinet dengan hadirnya menteri perindustrian yang baru," jelas Didik.

Ia pun meminta pemerintah mengubah kebijakan industri apabila ingin mengejar target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Jika tidak, kata dia, cita-cita mengejar pertumbuhan ekonomi 8% harus dilupakan.

"Jika tidak ada perubahan kebijakan dari sektor ini, maka jangan harap ekonomi bisa tumbuh sampai 7-8%. Lupakan cita-cita pemerintah yang berjanji kepada rakyat untuk mendorong ekonomi tumbuh 7-8%," tutup Didik.