"Setelah pelantikan, saya mendapatkan arahan dari Menteri ESDM Bapak Bahlil Lahadalia untuk terus meningkatkan lifting minyak dan gas bumi di Aceh. Arahan tersebut menjadi dorongan bagi kami di BPMA untuk bergerak lebih cepat dalam mengoptimalkan potensi migas Aceh," ucapnya.
Menurut Mawardi, dukungan Menteri ESDM dan sinergi dengan SKK Migas menjadi bagian penting dalam memastikan berbagai kebijakan dan program strategis dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret di lapangan.
"Arahan dan dukungan Bapak Menteri ESDM, serta sinergi yang kuat dengan SKK Migas, menjadi energi bagi kami untuk memastikan kebijakan dapat diterjemahkan menjadi kerja konkret. Ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional serta mengoptimalkan sumber daya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.