"Pengiriman cabai ini dapat memperlancar distribusi komoditas dari daerah penghasil ke daerah yang membutuhkan. Tambahan pasokan dari Jawa Timur diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menekan harga cabai yang telanjur melonjak. Kami harap, tambahan pasokan tersebut dapat menekan harga hingga di bawah Rp100.000/kg," tutur Piet.

Selain melalui penambahan pasokan, Kemendag juga mendorong fasilitasi perdagangan antardaerah sebagai salah satu langkah untuk mendukung pengendalian inflasi.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan menjelaskan, upaya tersebut dilakukan dengan mempertemukan daerah yang mengalami harga komoditas tinggi, yakni di atas harga acuan (HA) atau harga eceran tertinggi (HET), dengan daerah sentra produksi.

Melalui pendekatan tersebut, kerja sama antardaerah diharapkan dapat memperlancar distribusi komoditas sekaligus menjadi upaya pengendalian inflasi di masing-masing wilayah. Iqbal berharap kerja sama pengiriman cabai rawit dari Jawa Timur ke Halmahera Utara dapat menjadi contoh bagi daerah lain.

"Semoga kerja sama pengiriman cabai rawit dari Jawa Timur ke Halmahera Utara dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah lainnya dalam melaksanakan kerja sama antardaerah (KAD) sebagai salah satu upaya pengendalian inflasi di wilayah masing-masing," ucap Iqbal.

Ia menjelaskan, penguatan kerja sama antardaerah juga dilakukan melalui fasilitasi penyaluran komoditas dari wilayah yang memiliki kelebihan pasokan ke daerah yang membutuhkan.

Menurutnya, salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah memfasilitasi penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dan Pemerintah Kabupaten Malang pada Senin (19/10). Kerja sama tersebut turut didukung Bank Indonesia melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Agar kerja sama tersebut dapat berjalan optimal, kelancaran logistik juga menjadi perhatian dalam proses distribusi. Iqbal mengatakan, untuk mendukung kelancaran distribusi, Kemendag memperkuat koordinasi dengan Bapanas dan penyedia jasa transportasi.