Pakar keamanan dan privasi di Kaspersky, Lama Saqquor, menegaskan bahwa pengguna harus ekstra waspada sebelum mengunggah riwayat karir mereka ke dalam platform AI generatif publik.
"Alat bantu penulisan berbasis AI sangat berguna untuk menyusun dan memoles konten, namun kita harus ingat bahwa chatbot publik pada dasarnya adalah 'penyerap data'. Memasukkan riwayat karier lengkap, detail kontak, atau pencapaian yang dilindungi oleh NDA ke dalam platform AI eksternal berarti menyerahkan kendali atas bagaimana informasi sensitif tersebut disimpan atau diproses," ujar Lama Saqquor.
Untuk mencegah data pribadi beredar bebas di internet, Kaspersky membagikan empat panduan utama saat menggunakan AI untuk menyusun CV: