Tak hanya tingkat pengecer di warung-warung, persediaan air mineral kemasan galon juga menghilang di beberapa pasar swalayan, seperti Indomaret dan Alfamart. Dalam kondisi keterbatasan itu, harga produk AMDK juga mengalami kenaikan tiga kali lipat dari harga normal."Melihat keadaan itu, pada 2017 hingga 2022, Kemenhub menjadikan angkutan AMDK pengecualian pelarangan karena menganggapnya sebagai barang strategis. Saat itu, kelangkaan pasokan AMDK tidak terjadi lagi di masyarakat," jelas Agus.

Pada Lebaran 2023, pemerintah kembali melarang truk sumbu tiga bagi industri AMDK untuk beroperasi. Ia mencemaskan akan terjadi, kelangkaan AMDK seperti pada 2016 dan sebelumnya bisa terjadi lagi dan masyarakat harus bersiap-siap kesulitan mendapatkan air minum kemasan.Untuk itu, Agus menyarankan agar komoditas AMDK itu dimasukkan kembali dalam daftar pengecualian yang tidak dilarang pendistribusiannya meskipun dengan menggunakan truk sumbu 3 atau lebih.

"Distribusinya harus tetap berjalan. Kecuali, pemerintah bisa menyediakan air bersih yang cukup di masyarakat. Tapi, sampai sekarang buktinya untuk menyediakan air mandi saja kan nggak bisa," tambahnya.Agus menegaskan air minum kemasan itu sangat penting bagi kelangsungan hidup masyarakat agar tidak terjadi dehidrasi. "Orang bisa kuat jika nggak makan tiga hari. Tapi, jika tidak minum air sehari saja, orang pasti tidak akan kuat karena terjadi dehidrasi," terangnya.