Shoya menyoroti konsumsi asbes di Asia yang mencapai lebih dari 80% dari total konsumsi serat asbes global sebesar 1,3 juta ton.

Ia menyebut lebih dari 200.000 pekerja di seluruh dunia meninggal setiap tahun akibat penyakit yang berkaitan dengan paparan asbes. Selain itu, sekitar 70% kasus kanker akibat pekerjaan disebut berkaitan dengan paparan bahan beracun.

Menurut Shoya, rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Organisasi Buruh Internasional (ILO) menyebut penghentian seluruh jenis asbes, termasuk krisotil, sebagai langkah paling efektif untuk mencegah kematian akibat paparan bahan tersebut.