"Kami mengimbau masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga kualitas pelayanan fasilitas pengisian BBM," ucap dia.

Sebelumnya, sebuah cuplikan video melalui akun Threads @bydemata menyoroti insiden saat melakukan pengisian BBM di SPBU Bintaro. Dalam unggahannya, seorang konsumen kecewa terhadap layanan di SPBU tersebut karena tidak mendapatkan informasi langsung dari operator bila pengisian BBM-nya telah dihentikan sebelum nominal biaya yang ditentukan.

Pasalnya, ia membayar sebesar Rp 100 ribu, namun pengisian bahan bakar dihentikan di angka Rp 80 ribu sesuai yang tertera dalam mesin SPBU itu. Dirinya pun langsung menegur operator SPBU tersebut dan kemudian mengembalikan selisih pembayaran sebesar Rp 20 ribu.