Teknologi
HALAMAN 2 DARI 3
Warga Tolak Data Center Meski Ditawari Rp 180 Juta Per Orang
Dalam benak masyarakat Amerika Serikat, data center kini menjadi sesuatu yang dibenci, sehingga perusahaan teknologi raksasa sekalipun tidak bisa membayar warga aga
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Minggu, 18 Oktober 2026 pukul 21:06 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Skema USD 10.000 tersebut adalah upaya yang tidak biasa dari pengembang data center untuk meredam penolakan di wilayah negara yang mayoritas sangat menentang fasilitas semacam itu. "Kami pikir ini kreatif. Kami belum pernah melihat (yang seperti) ini sebelumnya," kata direktur eksekutif Komisi Etika Pennsylvania, Mary Fox.
Namun penduduk Hazle Township tidak tergoyahkan oleh prospek mendapatkan uang cepat. Mereka menganggapnya sebagai uang tutup mulut dan itu pun nilainya tidak sepadan. "Ini seperti penyuapan," ungkap warga setempat, Brian Malloy yang dikutip NadiKabar dari Futurism.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.