Teknologi
HALAMAN 3 DARI 3
Warga Tolak Data Center Meski Ditawari Rp 180 Juta Per Orang
Dalam benak masyarakat Amerika Serikat, data center kini menjadi sesuatu yang dibenci, sehingga perusahaan teknologi raksasa sekalipun tidak bisa membayar warga aga
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Minggu, 18 Oktober 2026 pukul 21:06 WIB
• ⏱ 2 menit baca
"Nilai properti kami akan anjlok secara drastis. Kalau itu bukan penyuapan, entah apa namanya," kata Ed Negra, pemilik rumah dan pengusaha kecil yang mengibaratkan uang itu hanya seperti setetes air di lautan dibandingkan dengan kerugian yang timbul jika membiarkan Project Hazelnut dilanjutkan.
Masalah ini masih jauh dari kata selesai dan gelagat para pejabat sama sekali tidak membantu memperbaiki keadaan. Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro misalnya, menggunakan perintah eksekutif untuk mempercepat proses bagi para pengembang dalam mendirikan fasilitas data center di seluruh Pennsylvania.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.