Dalam kesempatan yang sama Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menjelaskan bahwa dari total 30.000 lebih peserta yang dilatih, terdapat sekitar 1.900 orang atau 11% manajer yang ditempatkan di luar provinsi asal karena perbedaan jumlah ketersediaan bangunan Kopdes dengan jumlah SDM yang ada.

"Yang jumlahnya tadi disampaikan oleh Pak Menko, jumlahnya kurang lebih 1.900 atau sekitar 11% dari manajer Kopdes yang ditempatkan di lintas apa, provinsi. Tapi pengertian penempatan lintas provinsi itu dimaksudkan semata-mata untuk mengisi kekurangan SDM di daerah-daerah yang perlu ada penempatan," ujarnya.

Ia juga menegaskan jika kondisi ini juga bersifat sementara. Sebab penempatan manajer Kopdes ini akan disesuaikan lagi bersama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara selaku penanggungjawab program.

"Tapi kami kemarin juga sudah bersama PT Agrinas Pangan Nusantara akan tetap mempertahankan statusnya, dan dia tidak kita diskualifikasi, dan mempertahankan sambil menunggu bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih-nya selesai. Pokoknya kita carikan solusinya," paparnya.