Terkait Perjanjian BBNJ, Trenggono menegaskan dukungan Indonesia terhadap implementasi perjanjian tersebut secara efektif, inklusif, dan berkeadilan. Komitmen Indonesia telah ditunjukkan melalui ratifikasi dan pendepositan instrumen ratifikasi Perjanjian BBNJ pada 10 Juni 2025 dalam rangkaian Konferensi Kelautan PBB (UNOC-3) di Nice, Prancis.
Trenggono menilai implementasi perjanjian tersebut penting untuk memperkuat konservasi keanekaragaman hayati laut di kawasan yang berada di luar yurisdiksi nasional.
Di akhir pidatonya, Trenggono mengajak seluruh negara untuk memperkuat kerja sama, menjunjung tinggi hukum internasional, serta mengedepankan kebijakan berbasis ilmu pengetahuan. Upaya tersebut diperlukan untuk mewujudkan laut yang sehat, produktif, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.